
Solo – AIESEC UNS menyelenggarakan acara bernama Youth Speak yang baru kali pertama digelar di Solo. Acara yang diadakan di Hotel Aziza Solo ini menghadirkan lima pembicara yaitu Liesmia Harwanto (Praktisi Sosiopreneur), Gisneo Pratala Putra (Founder Wideboard), Vania Santoso (Innovation Officer UNICEF Indonesia), Antonius Sasongko (Perintis Kampung Cyber), dan Andi Rachman (Learning and Development Manager of AIA Financial).
Youth Speak yang diadakan dalam satu hari, yaitu pada tanggal 30 April 2017 mempunyai empat rangkaian acara, yaitu, mega-seminar, panel discussion, workshop, dan idea pitching.
Sesuai dengan tema yang diangkat, yaitu “Developing Youth’s Mindset and Skills for Sustainable Economy”, Youth Speak membantu generasi muda untuk mengubah cara berpikir dan menemukan passion mereka yang sesungguhnya. Selain itu, Youth Speak juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk bisa bersuara dan suara mereka akan didengar.

OC President Youth Speak, Novy Ina Fitriana menjelaskan bahwa target peserta delegasi Solo sudah terpenuhi. Tetapi, Youth Speak tidak hanya sekedar mencari peserta. “Target utama dari Youth Speak adalah peserta bisa mendapatkan pengalaman seperti yang diinginkan dan apakah ada sesuatu yang bisa direalisasikan. Kalau dari saya sendiri, saya ingin salah satu project yang telah dibuat para delegasi bisa direalisasikan,” tutur Novy.
Senada dengan target utama Youth Speak, Intan Ilaiha, yang menjadi salah satu peserta Youth Speak ini mengaku bahwa acara ini sangat bermanfaat. “Acaranya worth it karena tidak hanya dapat pengalaman baru, tetapi juga mengasah critical thinking,” ujar Intan. Selain itu, Intan juga mendapat pelajaran untuk menjadi diri sendiri dan lakukan apa yang ingin dilakukan serta percaya bahwa mimpi akan tercapai jika terus berusaha. (Reporter FiestA FM: Melati Septyana/Maria Regina)

