Hai Intelektual Muda #BELAGU alias bedah lagu edisi 7 JaMAN balik lagi nih. Btw , sekarang kan udah mulai New Normal nih, kalian udah mulai keluar belum sih. Daripada keluar masih banyak virus yang mengintai mendingan dirumah aja deh baca BELAGU hehe. Okay, jadi kali ini kita bakal ngebahas single baru dari pelantun “Amin Paling Serius” nih. Yupss, siapa lagi kalau bukan Sal Priadi. Setelah ngerilis album perdananya yang berjudul “Berhati” Februari kemarin, Sal Priadi kembali ngerilis single bertajuk “Irama Laot Teduh” pada Kamis 9 Julli 2020 pukul 09:21 WIB. Single ini bakal jadi satu dari tiga lagu dalam seri pertama EP Kumpulan Lagu Cinta.

Di lagu ini, Sal Priadi masih ngangkat tema romansa kayak karya-karya sebelumnya. Cuma, kali ini dia juga ngasih nuansa pesisir pantai yang tropis buat latar lagu sekaligus cerita ini. Di lagu ini, kata laut diubah jadi laot merujuk pada budaya Aceh. Sal mengetahui budaya ini ketika berkunjung ke Aceh. Dia banyak bermain dengan lirik metafor buat ngejelasin kondisi sebuah hubungan, kayak lirik dibawah ini:

Awas ombak besar


Berpegangan yang kencang


Kita akan goyang, kita akan goyang goyang goyang


Tapi jangan gentar

Kalau mengacu pada lirik, lagu ini nyeritain tentang hubungan sepasang kekasih yang terasa seperti perjalanan di laut. Terkadang kapal berjalan mulus, tapi ada kalanya terhantam ombak atau hembusan angin santai, tapi selama dua insan bekerja bersama, kapal pasti akan terus berlayar.

“Irama Laot Teduh” sendiri ternyata dateng dari isi kepala Sal, waktu dia berkunjung ke rumah sahabatnya dia ketemu sama anak dari sahabatnya yang bernama Irama Laut Teduh. Selain itu Sal punya alasan tersendiri kenapa ngerilis lagu pukul 09.21 WIB. Sal mengatakan bahwa pukul 09.21 WIB mengingatkannya pada momen pernikahannya. Selain itu dia ngga sengaja iseng nyari tau angka itu Google dan ternyata nunjukkin ayat Alquran yang bicarain tentang cinta. Di Injil pun juga ngebicarain tentang cinta dan pengampunan.Mengetahui hal itu, Sal merasa angka itu sangat cocok dengan apa yang dia hendak rilis pada waktu tersebut. Dalam penggarapan single ini Sal juga menggandeng beberapa nama, seperti Ari Renaldi sebagai produser, dan Kamga sebagai vocal director. Sal juga ngajak Saleh Husein buat ngebikin artwork lagu “Irama Laot Teduh”.

Pilihan diksi dan frasa bahasa Indonesia nempatin posisi yang unik di lagu ini ngebikin maknanya jadi tumbuh berkali lipat. Lirik yang manis nyatu sama irama yang membuai bikin kita yang denger ngerasa kayak lagi di pantai beneran nih Intelektual Muda, santai banget. So, buat kalian yang pengen nuansa chill gitu wajib banget nih buat dengerin ”Irama Laot Teduh“. (Ratna Nurita)

https://i1.wp.com/fiestaradio.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2020/07/20200718_204250_0000.png?fit=960%2C960https://i1.wp.com/fiestaradio.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2020/07/20200718_204250_0000.png?resize=300%2C300FiestA RadioMusicReview
Hai Intelektual Muda #BELAGU alias bedah lagu edisi 7 JaMAN balik lagi nih. Btw , sekarang kan udah mulai New Normal nih, kalian udah mulai keluar belum sih. Daripada keluar masih banyak virus yang mengintai mendingan dirumah aja deh baca BELAGU hehe. Okay, jadi kali ini kita bakal ngebahas...