Pamflet Webinar Eco-Friendly Agriculture Herbs Garden At Home (sumber: dokumen pribadi)

SOLO– Himpunan mahasiswa ilmu teknolgi pangan (Himaghita) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret menggelar webinar “Eco-Friendly Agriculture Through Vertical Herbs Garden At Home” yang termasuk dalam rangkaian Youth Agricarture (YACT) 2020. Webinar ini berlangsung pada Minggu (25/10/20) via zoom. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 – 11.45 WIB ini menghadirkan Raden Galih Raditya selaku Founder & Ketua Komunitas 1000 kebun dan Mukhiban Isnan selaku Owner Ajairu Indonesia.

Narasumber sedang menyampaikan materi. (sumber: dokumen pribadi)

Acara ini dilatarbelakangi oleh semakin sedikitnya peran pemuda yang concern atau peduli terhadap dunia pertanian, padahal peran para pemuda inilah yang diharapkan mampu memberikan inovasi-inovasi dalam dunia pertanian modern yang akan datang. YACT rutin diselanggarakan setiap tahun dan pada tahun ini mengangkat tema bertajuk “Eco-Friendly Agriculture Through Vertical Herbs Garden At Home“.

Ketua Pelaksana Webinar, Mu’adz, mengatakan tema dipilih karena keadaan di masa pandemi yang masih sangat berisiko untuk melakukan kegiatan diluar rumah. “Karena keadaan yang masih sangat berisiko untuk melakukan kegiatan diluar rumah menjadikan alasan bagi kami untuk menyelenggarakan webinar yang bertemakan bercocok tanam namun dapat dilakukan di rumah, sehingga diharapkan dengan keterbatasan semua orang dalam beraktivitas tidak menjadikan alasan bagi kita untuk tidak produktif,” ujar Mu’adz.

Selain webinar, YACT tahun ini juga memiliki rangkaian acara lain yaitu YACT Goes to VCP (Village Concept Project) atau desa binaan yang tahun ini hanya dilakukan dengan pengumpulan poster infografis tentang VCP, kemudian YACT Goes to School atau School to Campus itu sendiri, dan yang terakhir adalah YACT Sosial Campaign yang bertujuan mengampanyekan isu-isu sosial seputar dunia pertanian yang masih relevan dengan tema besar YACT sendiri.

Target event ini ditujukan untuk kalangan mahasiswa, pelajar, dan masyarakat VCP atau desa binaan. Setiap tahunnya YACT melakukan promosi offline dengan mengadakan volunteer yang diperuntukan untuk mahasiswa dari fakultas mana pun. Namun karena tahun ini terhalang pandemi, panitia menyediakan poster dan pamflet, sertifikat bagi peserta, challenge dan doorprize, serta mengupload twibbon sebagai bentuk memeriahkan event dan sebagai media promosi online.

Narasumber sedang menyampaikan materi. (sumber: dokumen pribadi)

YACT tahun ini juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena pada tahun ini YACT resmi dimasukkan ke dalam rangkaian agenda besar IAAS. IAAS merupakan salah satu organisasi International yang mewadahi mahasiswa dengan concern di bidang agriculture and related sciences. Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan generasi muda dapat lebih peduli terhadap kondisi pertanian Indonesia. “Harapan saya dan panitia dengan terselenggaranya event YACT ini yaitu dapat men-encourage para generasi muda, para pelajar untuk setidaknya mulai aware terhadap kondisi pertanian di Indonesia. Selain itu kami juga berharap dapat mengenalkan IAAS LC UNS kepada seluruh pelajar khususnya di Indonesia melalui webinar nasional,” ungkap Mu’adz. (Reporter FiestA Radio : Oktaviera dan Putri Oktafiana)

https://i0.wp.com/fiestaradio.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-17.55.53.jpeg?fit=960%2C960https://i0.wp.com/fiestaradio.fisip.uns.ac.id/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-17.55.53.jpeg?resize=300%2C300FiestA RadioCampusNews
Pamflet Webinar Eco-Friendly Agriculture Herbs Garden At Home (sumber: dokumen pribadi) SOLO– Himpunan mahasiswa ilmu teknolgi pangan (Himaghita) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret menggelar webinar 'Eco-Friendly Agriculture Through Vertical Herbs Garden At Home' yang termasuk dalam rangkaian Youth Agricarture (YACT) 2020. Webinar ini berlangsung pada Minggu (25/10/20) via zoom....